PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DALAM MAKROEKONOMI MODERN PASCA KEYNES

Perbandingan antara Aliran Keynesian, Moneteris, Makroekonomi Klasik Baru dan makroekonomi Sisi Penawaran.

Persoalan yang menjadi perdebatan

Aliran Keynesian

Aliran Moneteris

Aliran Makroekonomi klasik baru

Aliran Makroekonomi sisi penawaran

Pandangan tentang ekonomi pasar

Pada dasarnya tidak stabil Dalam jangka panjang stabil Dalam jangka panjang stabil Bisa stagnant kalau tidak ada insentif untuk bekerja, menabung dan menginvestasikan uang

Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian

Unequal anatara S dan I (perubahan dalam AD) dan karena AS shocks Kebijakan moneter yang tidak sesuai/tepat (fluktuasi dalam Ms) Guncangan (shocks) jangka pendek dalam AS dan AD yang tidak terantisipasi Perubahan di dalam penawaran agregat (AS)

Kebijakan makro yang tepat/sesuai

Kebijakan fiskal dan moneter yang aktif dan sesekali menggunakan income policy Aturan moneter misalnya: constant monetary growth rate rule Aturan moneter misalnya: constant monetary growth rate rule Kebijakan-kebijakan yang meningkatkan penawaran agregat (AS)

Pengaruh kebijakan moneter terhadap perekonomian

Melalui perubahan dalam tingkat bunga yang kemudian mempengaruhi I dan NNP Mempengaruhi permintaan agregat secara langsung, yang kemudian mempengaruhi NNP Tidak mempunyai pengaruh karena hasil dari kebijakan tersebut dapat diantisipasi Melalui pengaruhnya terhadap investasi yang kemudian mempengaruhi penawaran agregat

Pandangan tentang velositas uang

Tidak stabil Stabil Tidak ada kesepakatan/ konsensus Tidak ada kesepakatan/ konsensus

Pengaruh kebijakan fiskal terhadap perekonomian

Mempengaruhi AD dan NNP melalui proses pengganda Tidak mempunyai dampak kalau tidak diikuti dengan perubahan dalam Ms Tidak mempunyai dampak karena hasil dari kebijakan tersebut dapat diantisipasi Mempengaruhi NNP dan tingkat harga melalui perubahan di dalam AS

Pandangan tentang cost-push inflation

Mungkin saja terjadi karena guncangan dalam penawaran agregat Tidak mungkin dalam jangka panjang kalau tidak terjadi pertumbuhan jumlah uang Ms yang berlebihan Tidak mungkin dalam jangka panjang kalau tidak terjadi pertumbuhan jumlah uang beredar yang berlebihan Mungkin (karena turunnya produktivitas, naiknya biaya yang disebabkan adanya regulasi dan sebagainya)

 

Posted on 24 September 2012, in Ekonomi Makro and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: